Klaster Terbaru di Tenjo, Selangkah ke TOD dan Deluxe Club House!

July 9, 2021

Saat ini mustahil untuk memiliki rumah dengan harga yang terjangkau di Jakarta, apartemen studio saja harganya bisa menyentuh miliaran Rupiah. Penyebab utama mahalnya harga properti di Jakarta adalah kepadatannya yang sudah menjadi masalah menahun. Hampir 11 juta jiwa menjadikan Jakarta sebagai rumahnya, sementara luas Jakarta sendiri relatif kecil dibandingkan dengan wilayah lain dengan jumlah penduduk serupa. Mari kita lihat provinsi tetangga, Banten memiliki hampir 12 juta jiwa, namun luas wilayahnya sekitar 13 kali lebih besar dari Jakarta. Seiring dengan padatnya Jakarta, dalam beberapa dekade terakhir, masyarakat pun mulai beralih ke kota-kota pendukung di sekitar Jakarta, seperti Tangerang, Tangerang Selatan, Depok, dan Bekasi. Namun, saat ini, kota-kota pendukung tersebut sudah padat penduduk dan telah memantapkan posisinya sebagai kota mandiri.

Mengingat kepadatan kota-kota tersebut sekarang sudah bersaing dengan Jakarta, maka mulai bermunculan kota-kota baru yang nantinya akan menjadi kota mandiri baru. Salah satu dari kota-kota baru tersebut adalah mahakarya Agung Podomoro Land yaitu Kota Podomoro Tenjo. Terletak di barat Jakarta dan menempati lahan seluas 650 hektar, Kota Podomoro Tenjo menawarkan rumah tapak dengan harga yang sangat terjangkau dan sederet fasilitas yang komplit. Saat diluncurkan di penghujung 2020, lebih dari 2,000 unit sudah habis terjual. Kini, Kota Podomoro Tenjo meluncurkan klaster terbarunya, klaster Kenanga.

Melalui klaster Kenanga, Kota Podomoro Tenjo kembali menawarkan rumah tapak dengan harga mulai dari Rp 200 jutaan. Harga yang murah bukan berarti minim fasilitas. Fasilitas yang disediakan di Kota Podomoro Tenjo tidak kalah, bahkan melebihi fasilitas perumahan di Jakarta. Klaster Kenanga memiliki konsep rumah hijau sekaligus rumah tumbuh, dimana penghuni dapat meng-upgrade hunian sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan masing-masing, seperti misalnya membangun kamar tidur tambahan atau memperluas taman. Selain memiliki akses jalan terlebar di Tenjo, lokasi klaster Kenanga juga sangat strategis; tepat bersebelahan dengan Deluxe Club House yang menjadi pusat dari segudang fasilitas.

Sebagai hunian pertama yang menghadirkan green belt di Indonesia, lanskap Kota Podomoro Tenjo didesain oleh konsultan internasional ternama untuk memastikan agar ruang hijau memberikan manfaat yang maksimal bagi penghuni Kota Podomoro Tenjo. Penghuni klaster Kenanga nantinya dapat menikmati green belt ini karena unit klaster Kenanga dekat ke dengan jalur hijau tersebut. Selain itu, klaster Kenanga juga dekat Stasiun Tenjo dan Grand Transit Oriented Development (TOD) yang akan memudahkan akses and mobilitas penghuni. Kehadiran Grand TOD membuat penghuni beraktivitas ke Jakarta dengan mudah dan cepat, dari Grand TOD ke pusat kota Jakarta hanya membutuhkan waktu 40 menit.

Selain menawarkan hunian, Kota Podomoro Tenjo kali ini juga menawarkan Ruko Kayu Manis yang akan menjadi business square sejuta peluang. Nantinya akan ada sekitar 3,000 rumah tipe deluxe di sekitarnya, jadi pelaku bisnis di Ruko Kayu Manis sudah pasti memiliki prospek yang sangat cerah, apalagi mengingat lebih dari 60% rumah tersebut sudah laku terjual. Ditambah lokasi Ruko Kayu Manis yang super strategis, pengunjung bukan hanya penghuni Kota Podomoro Tenjo saja, tapi juga masyarakat umum. Harga yang ditetapkan untuk Ruko Kayu Manis sangat jauh di bawah ruko-ruko di pasaran, dengan harga mulai dari Rp 600 jutaan Ruko Kayu Manis menjadi investasi yang ideal melihat potensinya yang tak terbatas.

Ke depannya dapat dipastikan harga tanah di Kota Podomoro Tenjo akan melejit, karena selain fasilitasnya yang lengkap, Kota Podomoro Tenjo juga memiliki akses langsung Tol Serpong-Balaraja yang akan menghubungkan penghuni ke Tangerang Selatan, Bogor, Jakarta, dan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. Jangan lewatkan kesempatan Anda untuk miliki hunian di klaster terbaru Kota Podomoro Tenjo ataupun kesempatan untuk berwirausaha di Ruko Kayu Manis.